MENATAP ULANG POSISI BENTENG MORALITAS KITA

MENATAP ULANG POSISI BENTENG MORALITAS KITA-ppt Download

  • Date:26 Jun 2020
  • Views:79
  • Downloads:0
  • Size:5.36 MB

Share Presentation : MENATAP ULANG POSISI BENTENG MORALITAS KITA

Download and Preview : MENATAP ULANG POSISI BENTENG MORALITAS KITA

Report CopyRight/DMCA Form For : MENATAP ULANG POSISI BENTENG MORALITAS KITA


Transcription:

MENATAP ULANGPOSISI BENTENGMORALITAS KITADr Astriana Baiti Sinaga MS A IDEALITA.
1 Keluarga sekelompok atau sekumpulan manusiayang hidup bersama sebagai satu kesatuan unitmasyarakat terkecil adalah institusi alamiahyang diapit oleh individu di satu sisi dan ummahuniversal di sisi lain .
2 Ia dapat mewadahi dan sekaligus menjadiprasyarat efektif dan sempurna hubungansesama manusia dalam merealisasikan amanah yang dibebankan kepadanya demiterealisasinya kesejahteran hidupnya di dunia.
sekarang ini dan di akhirat kelak 3 Keluarga adalah institusi sosial yang palingmendasar untuk membangun kebudayaan danperadaban manusia yang fitri 4 Bagi masyarakat muslim keluarga menjadi.
infrastruktur dalam kerangka mewujudkan amanah yang disanggupinya serta menjadiunit kerjasama sosial yang paling asasi 5 Terciptanya suasana egaliter dan kondusifbagi terlaksananya aturan dan tata nilai Islam.
merupakan kebutuhan mutlak bagi keluargamuslim yang ingin meraih kehidupan yangfitri dan sejahtera 6 Kenyataannya kehidupan terbaik dapat diraihdalam lingkungan keluarga di mana semua.
kebutuhan biologis psikologis dan spiritualdapat dipenuhi di dalamnya 7 Keluarga selain dimaknai sebagai unit sosialterkecil dalam masyarakat juga disebut suatuorganisasi bio psiko sosio spiritual yang para.
anggotanya terkait dalam suatu ikatan khususuntuk hidup bersama dalam ikatanperkawinan 8 Kebaikan masyarakat secara moral dansosial tergantung pada tatanan keluarga.
yang stabil Sedangkan pemahaman danpengetahuan tentang perankemasyarakatan setiap anggota keluargaakan menciptakan stabilitas dan kekuatankasih sayang di dalam masyarakatnya .
Sebaliknya keluarga keluarga yang goyahdan lemah akan mengguncang sendi sendimasyarakat 5 PILAR PERADABANThursday June 25 2020 prepared by Anis Byarwati 7.
B FENOMENA KEGUNCANGAN INSTITUSIKELUARGA Menguatnya budaya permisifisme telah menimbulkanpergeseran dahsyat dalam norma norma sosial yangmengguncang reproduksi keluarga dan hubungan.
antarjenis Invasi ideologi akibatnya keluarga tidak memilikikemampuan menjalankan fungsi fungsinya Kemiskinan data BPS sampai September 2016 angkakemiskinan masih berada diangka 27 76 juta orang atau 10 .
7 persen dari jumlah penduduk Angka ini sedikit lebihrendah dibandingkan satu tahun yang sebelumnya yakni 28 5 juta dengan demikian penduduk miskin dalam 5 tahunterakhir hanya turun 2 5 juta padahal APBN yang secarakhusus ditujukan untuk penanggulangan kemiskinan sejak.
tahun 2011 sampai 2016 mencapai 842 tiryun GHAZWUL FIKRI GHAZWUSSAQAFITASYKIK TASYWIH TADZWIB TAGHRIB PENDANG DEFORMA PELARUT PEMBARAKALAN SI AN TAN .
DISINTEGRASI DISITEGRASIPEMIKIRAN KEPERIBADIANDEPERSONALITAS 9 DATA PERMASALAHAN KELUARGA DATA ANAK TERLANTAR.
Data Di Kementerian Sosial Ada5 900 Anak anak Yang Terlantar Terdapat 4 1 Juta Anak Terlantar DiAntaranya 5 900 Anak Yang JadiKorban Perdagangan Manusia .
Kemudian 3 600 Anak BermasalahDengan Hukum Dan 1 2 Juta BalitaTerlantar Serta 34 000 Anak Jalanan PORNOGRAFI DAN KEJAHATAN ON LINE Sejak Tahun 2011 Hingga 2014 Jumlah.
Anak Korban Pornografi Dan KejahatanOnline Di Indonesia Telah Mencapai Jumlah1 022 Anak Secara Rinci Dipaparkan Anak anak Yang Menjadi KorbanPornografi Online Sebesar 28 Pornografi.
Anak Online 21 Prostitusi Anak Online20 Objek Cd Porno 15 Serta AnakKorban Kekerasan Seksual Online 11 DATA NARKOBA Data Komisi Perlindungan Anak Indonesia Kpai Pada.
2011 Hingga 2014 Menunjukkan Tren PenyalahgunaanNarkoba Pada Anak anak Dibawah Umur MengalamiPeningkatan Sekitar 400 Persen Per Tanggal 5 April 2015 Dari Total 184 Tahanan AnakYang Mendekam Di Dalam Lembaga Pemasyarakatan.
Lapas Anak Di Tangerang Sekitar 84 Anak DiantaranyaDitahan Akibat Terlibat Dalam Kasus Narkotika Terkait Kasus Narkoba Pada Tahun 2007 Sebanyak11 380 Kasus 2008 Sebanyak 10 008 Kasus 2009Sebanyak 11 135 Kasus Tahun 2010 Adalah 17 834.
Kasus Serta Tahun 2011 Sebanyak 19 045 Kasus Prevalensi Penyalahgunaan Narkoba DiproyeksikanMeningkat Tiap Tahun Untuk Tahun 2008 Sebesar 1 99Persen Tahun 2011 Sebesar 2 32 Persen Tahun 2013Sebesar 2 56 Persen Dan Tahun 2015 Sebesar 2 80.
DATA PERCERAIANBerdasarkan data subdit Kepenghuluan DirektoratUrais dan Binsyar Kementerian Agama yangdiperoleh sejak tahun 2009 2016 terlihatkenaikan angka perceraian mencapai 16 hingga.
20 persen Tren ini mengindikasikan rapuhnyainstitusi perkawinan saat ini Dampaksampingannya yang langsung terasa adalahgangguan psikologis bagi anak Selain itu datatersebut menunjukkan sepertiga penggugat.
berusia di bawah 35 tahun angka perceraian diIndonesia menjadi yang tertinggi di Asia Pasifik DATA ABORSIBadan Kependudukan dan KeluargaBerencana Nasional BKKBN angka aborsi.
di Indonesia mencapai 2 4 juta per tahun BKKBN mencatat terjadi peningkatansekitar 15 persen setiap tahunnya Darijumlah tersebut 800 000 di antaranyadilakukan oleh remaja putri yang masih.
berstatus pelajar HUBUNGAN SEKS DI LUAR NIKAH angka kehamilan di kalangan remaja Indonesia cukup tinggi yakni 48 dari 1000 remaja sekitar 62 7 remaja di Indonesia telah melakukan hubungan.
seks di luar nikah 20 dari 94 270 perempuan yang mengalamihamil di luar nikah juga berasal dari kelompok usia remaja dan21 diantaranya pernah melakukan aborsi Lalu pada kasusterinfeksi HIV dalam rentang 3 bulan sebanyak 10 203 kasus 30 penderitanya berusia remaja .
KRITISI TERHADAP KEBIJAKAN PEMBERDAYAANPEREMPUAN PERSPEKTIF GENDER DEFINISI KESETARAAN GENDER DIARTIKAN KESAMAANKONDISI DAN POSISI BAGI PEREMPUAN DAN LAKI LAKIUNTUK MENDAPATKAN KESEMPATAN MENGAKSES DAN.
MEMPEROLEH MANFAAT PEMBANGUNAN DI SEMUABIDANG KEHIDUPAN DEFENISI AKAN AKAN MENIMBULKAN KERANCUAN DANAKAN SULIT TERWUJUD KARENA SETIAP MANUSIAMEMPUNYAI KODRAT BAKAT ASPIRASI KEBUTUHAN YANG.
BERAGAM BAIK KARENA KEADAAN BIOLOGIS LATAR BELAKANGSOSIAL BUDYA MAUPUN KEPERCAYAAN YANG KERAGAMANNYASELALU MELEKAT DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT YANG JUGAHARUS DIHORMATI MENYAMAKAN KONDISI PRIA DAN WANITA DALAM.
BERBAGAI SEGI KEHIDUPAN AKAN MERUPAKAN BENTUKPEMAKSAAN DAN TINDAKAN YANG TIDAK MENGHORMATIKEBUTUHAN DAN ASPIRASI YANG BERBEDA ANTAR JENIS OLEH KARENA ITU DALAM KESAMAAN POSISI LOT ATAUOUTCOME ANTARA LAKI LAKI DAN PEREMPUAN TIDAKLAH.
MUNGKIN TERCAPAI KONSEP 50 50 ALA UNDP TERUTAMAAKIBAT FAKTOR FAKTOR KERAGAMAN KONDISI KODRAT KEBUTUHAN DAN KEBUTUHAN YANG BERBEDA ANTARALAKI LAKI DAN PEREMPUAN PEMBERIAN HAK KHUSUS SEMENTARA.
KEPADA PEREMPUAN UNTUK MENDAPATKANPALING SEDIKIT 30 DALAM BERBAGAIPOSISI DI MASYARAKAT KETENTUAN INIMEMANG TUNDUK PADA KETENTUAN UNDP YANG BANYAK DIIKUTI TERUTAMA OLEH.
NEGARA NEGARA BERKEMBANG DANNEGARA NEGARA BERLANDASKANSOSIALISME DAN SOSIAL DEMOKRASI ADA BEBERAPA PERTANYAAN FILOSFISYANG PERLU DIJAWAB UNTUK.
MEMBENARKAN PERLAKUAN KHUSUS YANGHANYA DIBERIKAN KEPADA PEREMPUAN AFFIRMATIVE ACTION 1 BAGAIMANA DENGAN UU HAM YANG MENGATAKAN SETIAP MANUSIADICIPTAKAN KEDUDUKANNYA SEDERAJAT DENGAN HAK HAK YANG SAMA .
YANG ARTINYA TIDAK ADA SATU PUN GOLONGAN TERMASUK JENISKELAMIN YANG MENDAPATKAN PRIVILEGE 2 ADAKAH DASAR MORAL YANG MEMBENARKAN PENDAPAT BAHWA JENISKELAMIN ADALAH LEBIH TINGGI NILAINYA DARIPADA KUALITASKEMAMPUAN KARAKTER DAN KINERJA SESEORANG BAGAIMANA KALAU.
ADA KANDIDAT YANG LEBIH BERKUALITAS DAN MEMPUNYAI KARAKTERYANG LEBIH BAIK MENJADI TERSINGKIR KARENA JENIS KELAMINNYA APABILA ADA KASUS SEORANG PRIA YANG JAUH BERKUALITAS BERAKHLAKMULIA DAN MEMPUNYAI JIWA KEPEMIMPINAN TINGGI TETAPI HARUSTERSINGKIR KARENA LEBIH MEMENTINGKAN CALON WANITA YANG.
KEBETULAN BERKUALITAS LEBIH RENDAH ADAKAH JUSTIFIKASI MORALNYA DALAM HAL INI KESEMPATAN RAKYAT MASYARAKAT UNTUK MENDAPATKANKEHIDUPAN LEBIH BAIK AKAN TERHAMBAT KARENA KESEMPATAN UNTUKMENDAPATKAN WAKIL PEMIMPIN YANG BERKUALITAS DIHAMBAT OLEHUNDANG UNDANG .
APAKAH AFFIRMATIVE ACTION DAN KUOTA INI DAPATMENJAMIN KEHIDUPAN MASYARAKAT YANG LEBIH BAIK DANHARMONIS APABILA KANDIDAT YANG DIPILIH HANYASEMATA MATA BERDASARKAN JENIS KELAMIN YANGMEMUNGKINKAN TERTUTUPNYA PELUANG KANDIDAT YANG.
LEBIH BERKUALITAS DAN PRODUKTIF TETAPI KEBETULANBERJENIS KELAMIN PRIA LIHAT LAMPIRAN TABEL 1 TERKAIT HUBUNGAN ANTARAGNP DAN PERSENTASI WANITA DALAM PARLEMEN Hubungan Antara GNP dan Persentasi.
Wanita dalam Parlemen W Diatas 30 30 20 20 10 Dibawah 10 Negara GNP W Negara GNP W Negara GNP W Negara GNP WUSD USD USD USDSweden 61 098 45 0 Singapore 50 174 22 2 USA 16 8 Malta 19 991 8 7.
Iceland 43 226 42 9 UK 22 0 Jepang 42 800 11 3 Hungary 14 808 9 1Denmark 55 891 39 1 Italy 21 1 Korsel 20 700 15 6 Barbados 15 035 10 0Cuba 5 565 43 2 Filipina 2 255 22 1 Indonesia 3 469 3 469 Brazil 10 070 8 6Rwanda 530 56 3 Senegal 22 7 Bangladesh 700 18 6 Malaysia 8 373 9 9Nepal 438 33 2 Pakistan 1 019 22 2 Zimbabwe 735 15 0 Mongolia 3 131 3 9.
Tanzania 500 36 0 Ethiopia 358 27 8 Sierra 347 13 2 Samoa 2 900 4 1Uganda 500 34 9 Afghanistan 575 27 7 Chad 676 12 8 Kenya 775 9 8Mozambique 400 39 2 Lesotho 982 24 2 13 3 Niger 358 Gambia 467 7 5Burundi 197 32 1 Timor Leste 623 29 2 Burkina 670 15 2 Congo 200 6 8 MEMBUKTIKAN BAHWA PERSENTASE WANITA DI PARLEMEN YANG.
TINGGI TIDAK MENJAMIN MEMBAWA MASYARAKAT MENJADISEJAHTERA BAHKAN ADA KECENDERUNGAN DI NEGARA NEGARABERKEMBANG SEMAKIN TINGGI PERSENTASE WANITA DIPARLEMEN SEMAKIN RENDAH TINGKAT KESEJAHTERAANNYA CONTOH RWANDA DENGAN GNP HANYA 530 WANITA DI.
PARLEMEN MENCAPAI 56 3 INDONESIA TERNYATA MEMPUNYAIANGKA YANG LEBIH TINGGI DARIPADA AMERIKA SERIKAT JEPANG DAN KOREA INDONESIA YANG ANGKANYA LEBIH TINGGI DARIPADA AMERIKASERIKAT JEPANG DAN KOREA SELATAN NAMUN TINGKAT GNP.
INDONESIA MASIH JAUH LEBIH RENDAH DARIPADA NEGARA NEGARA TERSEBUT NAMUN KITA TIDAK BISA MENGATAKANBAHWA KONDISI WANITA DI AS JEPANG DAN KORSEL LEBIHTERTINDAS DIBANDINGKAN DI INDONESIA MENGGUNAKANANGKA PRATISIPASI WANITA DI POLITIK YANG CENDERUNG LEBIH.
RENDAH DARIPADA PRIA MEMANG DAPAT MENIMBULKAN RASASIMPATI SEOLAH OLAH PARA WANITA DITINDAS OLEH SEBUAHSISTEM YANG DIDOMINASI OLEH LAKI LAKI SEHINGGA DAPATMENIMBULKAN KEMARAHAN BAGI PARA AKTIVIS SOSIAL FEMINIS SOSIALIS .
UU NOMOR 7 1984 YANG MENJAMIN PRIA DAN WANITAMEMPUNYAI HAK YANG SAMA UNTUK BERPARTISIPASIDI DALAM BIDANG SOSIAL EKONOMI DAN POLITIKADALAH SUDAH CUKUP BIARLAH WANITA DAN PRIABERSAING SECARA MURNI BERDASARKAN.
KEMAMPUANNYA MERIT SYSTEM SEHINGGAMASYARAKAT AKAN MENDAPATKAN WAKIL PEMIMPINYANG TERBAIK KUOTA BISA DIANGGAP SEBAGAICERMINAN KETIDAKMAMPUAN WANITA UNTUKMENUNJUKKAN KEMAMPUANNYA PADAHAL ADA.
BANYAK WANITA YANG TANPA KUOTA PUN BISABERHASIL BERSAING MENDAPATKAN SUARA KARENABAKAT KEMAMPUAN ASPIRASI DAN KONDISINYAMEMANG MEMUNGKINKAN UNTUK UKURAN GDI YANG MENYANGKUT PENDIDIKAN DAN.
KESEHATAN TIDAK AKAN MENIMBULKAN MASALAH KARENA BAIKPRIA DAN WANITA SECARA ALAMI DAPAT MERAIH TINGKATPENDIDIKAN DAN KESEHATAN YANG OPTIMAL SEHINGGAKESETARAAN 50 50 SANGAT MUNGKIN UNTUK DICAPAI BAHKANUNTUK KESEHATAN USIA HARAPAN HIDUP WANITA DI.
INDONESIA SUDAH MECAPAI 73 TAHUN DIBANDINGKAN PRIAYANG HANYA 68 TAHUN APAKAH KITA BOLEH MENGATAKANADANYA DISKRIMINASI TERHADAP PRIA DALAM HAL INI SEDANGKAN UNTUK PENDIDIKAN ANGKA MELEK HURUF AMH USIA 15 24 TAHUN ANTARA PRIA DAN WANITA TIDAK BERBEDA.
SECARA NYATA MASING MASING 99 54 DAN 99 38 BAHKAN ADA BEBERAPA PROPINSI YANG AMH WANITA LEBIHTINGGI DARIPADA PRIA SEPERTI DI SUMATERA BARAT KEP RIAU JAWA TENGAH NTT SULUT SULSEL SULTENG SULAWESITENGGARA DAN MALUKU BARAT .
NAMUN UKURAN GDI YANG MENYANGKUT JUMLAHPENDAPATAN DAN SELURUH UKURAN GEM TINGKATPARTISIPASI ANGKATAN KERJA TPAK DAN KETERWAKILAN PEREMPUAN DI PARLEMEN AKANBERPOTENSI MENIMBULKAN MASALAH DATA INI SELALU.
DIPAKAI UNTUK MEMBUKTIKAN ADANYA DISKRIMINASITERHADAP PEREMPUAN SEHINGGA ADA PEMBENARANAKAN PERLUNYA PROGRAM PROGRAM PUG DATA MEMANGSELALU MENUNJUKAN BAHWA DARI 187 NEGARA HANYA 2NEGARA RWANDA DAN ANDORRA YANG KETERWAKILAN.
PEREMPUAN DI PARLEMEN BISA MENYAMAI PRIA 50 9 DAN 53 6 SEDANGKAN DARI 187 NEGARA HANYA 26NEGARA YANG MENCAPAI ANGKA LEBIH DARI 30 YANGUMUMNYA ADALAH NEGARA NEGARA KOMUNIS DANSOSIALIS TERMASUK SOSIAL DEMOKRASI .
DATA UNDP MENGENAI LABOR FORCE PARTICIPATION RATE ATAUTPAK BAHKAN MENUNJUKAN KETIMPANGAN YANG TINGGI ANTARAPRIA DAN WANITA DI MANA 99 9 NEGARA MEMPUNYAI TPAKWANITA YANG LEBIH RENDAH DARIPADA TPAK PRIA DAN HANYA2 NEGARA YANG TPAK WANITANYA LEBIH TINGGI DARIPADA.
PRIA YAITU RWANDA 86 7 VS 85 1 DAN BURUNDI 91 VS87 5 PERLU DIKETAHUI BAHWA BURUNDI DAN RWANDAADALAH NEGARA AMAT MISKIN DENGAN TINGKAT GNP MASING MASING USD 193 DAN USD 530 HAL YANG MENARIK TPAKWANITA YANG TINGGI DIATAS 75 SELURUHNYA DIMILIKI OLEH.
HUBUNGAN SEKS DI LUAR NIKAH angka kehamilan di kalangan remaja Indonesia cukup tinggi, yakni 48 dari 1000 remaja. sekitar 62,7% remaja di Indonesia telah melakukan hubungan seks di luar nikah . 20% dari 94.270 perempuan yang mengalami hamil di luar nikah juga berasal dari kelompok usia remaja dan 21% diantaranya pernah melakukan aborsi.Lalu ...

Related Presentations